Jakarta, Properti Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatatkan penyaluran kredit baru pada Oktober 2021 terindikasi tetap tumbuh positif. Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Oktober 2021 diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank.
Sementara itu, untuk keseluruhan periode triwulan IV 2021, penyaluran kredit baru diperkirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo juga menyampaikan, meningkatnya penyaluran kredit konsumsi di bulan Oktober 2021 didukung dari penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) yang tumbuh 8,87 persen.
“KPR terus mencatat pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 8,87 persen (year on year). Sementara itu, pertumbuhan kredit UMKM meningkat lebih tinggi dari rata-rata peningkatan kredit, yaitu menjadi sebesar 3,04 persen (yoy),” ujar Perry dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan, Kamis (18/11).
Lanjutnya, perkembangan tersebut mencerminkan perbaikan di sektor riil dan dunia usaha termasuk UMKM. Bank Indonesia juga akan terus melanjutkan kebijakan makroprudensial yang akomodatif serta sinergi kebijakan dengan pemerintah dan mendorong otoritas lain di sektor keuangan untuk mendorong peningkatan kredit perbankan.
Kenaikan penyaluran kredit sejalan dengan penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan, khususnya untuk penyaluran kredit baru. BI akan mendorong perbankan untuk melanjutkan penurunan suku bunga kredit ke depannya, yang merupakan upaya bank sentral untuk mendorong penyaluran kredit untuk dunia usaha.