Jakarta, Properti Indonesia – Emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar Rp216,84 miliar pada semester I 2022. ASRI juga mencatat pendaptan dari penjualan, pendapatan jasa dan usaha sebesar Rp1,95 triliun. Jumlah pendapatan ini meningkat 76,06 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,10 triliun.
Mengutip laporan keuangan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/8), laba bersih yang diperoleh ASRI meningkat dari sebelumnya mengalami kerugian sebesar Rp240,4 miliar. Perseroan juga mencatat aset sebesar Rp21,84 triliun pada semester I 2022, dengan liabilitas sebesar Rp12,08 triliun dan ekuitas sebesar Rp9,76 triliun.
Jumlah pendapatan yang diperoleh ASRI berasal dari bisnis real estat Rp1,67 triliun, hospitality dan prasarana Rp240,04 miliar, pariwisata Rp39,89 miliar, dan lain-lain sebesar Rp147,41 miliar. Adapun kontribusi terbesar dari bisnis real estat de
ngan rincian segmen rumah dan ruko senilai Rp573,24 miliar.
Kemudian penjualan 262 unit apartemen sebesar Rp553,50 miliar, dan 33 unit tanah sebesar Rp546,80 miliar. Namun, perseroan tidak menerima pendapatan dari penjualan kios dan gedung perkantoran pada semester ini.