Agung Podomoro Land Catat Kenaikan Pendapatan Rp8,66 Triliun 

Agung Podomoro Land Catat Kenaikan Pendapatan Rp8,66 Triliun 
Ilustrasi proyek Podomoro Park Bandung oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (Dok. PT Agung Podomoro Land Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan laba bersih sebesar Rp1,99 triliun sepanjang tahun 2022. Perolehan laba bersih ini didorong dari lonjakan nilai penjualan dan pendapatan usaha di tahun 2022 sebesar Rp8,66 triliun. 

Berdasarkan laporan keuangan APLN pada Jumat (31/3), jumlah beban pokok penjualan dan biaya langsung di tahun 2022 mengalami lonjakan 33,92 persen secara tahunan menjadi Rp3,79 triliun. Ini membuat laba bruto juga mengalami kenaikan 240,56 persen menjadi Rp4,87 triliun. 

Kemudian untuk laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp2,32 triliun. Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp2,27 triliun. Pencapaian ini membaik dari tahun sebelumnya yang mana APLN mencatat kerugian sebesar Rp485,23 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mencapai Rp1,99 triliun. 

Terdapat beberapa segmen yang berkontribusi terhadap kinerja keuangan APLN sepanjang tahun 2022, diantaranya ada pendapatan berulang dari segmen jasa perhotelan dan pusat perbelanjaan sebesar Rp1,46 triliun.

Pendapatan ini meningkat 28,07 persen secara tahunan. Kemudian ada kerja sama strategis antara APLN dengan Hankyu Hanshin Properties Corp (HHP) dalam pengelolaan Central Park Mall melalui CPM Assets Indonesia (CPM). HHP melalui CPM Assets Japan LLC telah mengakuisisi CPM dan sekarang telah memegang sebanyak 71,42 saham CPM, sementara APLN masih memegang 28,58 persen saham CPM. 

Hingga akhir tahun 2022, APLN berhasil menekan liabilitas sebesar 15,31 persen menjadi Rp16,15 triliun, dan total ekuitas tercatat sebesar Rp12,47 triliun atau naik 18,31 persen. APLN juga membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp7,20 triliun atau naik 131,51 persen dari sebelumnya sebesar Rp3,11 triliun. Serta mencatat total penjualan pemasaran atau marketing sales di luar PPN mencapai Rp1,66 triliun.  

Tags
#Berita Properti #properti #agung podomoro