Jakarta, Properti Indonesia - Hasil survei Bank Indonesia terkait permintaan pembiayaan rumah tangga pada Juni 2021 lalu mengindikasikan penambahan pembiayaan melalui utang atau kredit oleh rumah tangga kembali terbatas. Hal ini tercermin dari persentase responden rumah tangga yang menyatakan melakukan penambahan utang pada Juni 2021 tercatat sebanyak 8,6% dari total responden, naik tipis dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 8,8%. Sementara, responden rumah tangga yang menyatakan tidak melakukan penambahan pembiayaan tercatat sebesar 91,4% dari total responden.
Laporan yang diterbitkan Bank Indonesia pada Jumat (16/7) lalu ini juga mencatat jika sepanjang Juni 2021, Bank Umum masih menjadi preferensi sumber utama penambahan pembiayaan yang dibutuhkan oleh responden rumah tangga dengan pangsa sebesar 32,0%, atau lebih rendah dari bulan sebelumnya. Sementara, sumber pembiayaan lain untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan responden rumah tangga pada Juni 2021 antara lain dari koperasi dan leasing dengan pangsa masing-masing sebesar 20,1% dan 16,0%.

sumber: Bank Indonesia
Menurut jenis pembiayaan yang diajukan, Kredit Multi Guna (KMG) merupakan jenis produk yang paling banyak diajukan oleh rumah tangga pada Juni 2021 dengan pangsa sebesar 35,1% dari total pengajuan pembiayaan. Berikutnya diikuti oleh Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) masing-masing sebesar 23,2% dan 10,8% dari total pengajuan kredit pada Juni 2021. Pengajuan KKB, Kredit Peralatan Rumah Tangga, dan Kartu Kredit pada bulan Juni 2021 meningkat, sementara KPR dan KMG menurun dari bulan sebelumnya.
Ditinjau menurut tingkat pengeluaran responden, pengajuan pembiayaan pada Juni 2021 paling banyak diajukan oleh rumah tangga dengan tingkat pengeluaran Rp1-3 juta per bulan yaitu sebanyak 50,0% dari total pengajuan, diikuti oleh rumah tangga berpengeluaran Rp3-5 juta per bulan (pangsa 38,5%). Adapun, tingkat suku bunga menurut responden rumah tangga masih menjadi aspek pertimbangan utama dalam pengajuan pembiayaan pada Juni 2021. Faktor lainnya yang cukup berpengaruh menurut rumah tangga antara lain faktor persetujuan dari lembanga peminjam serta administrasi.