Tangerang, Properti Indonesia – Sejak dikembangkan pada 2016 lalu, kawasan Digital Hub BSD City seluas 26 hektar yang dikembangkan Sinar Mas Land bagi komunitas, institusi pendidikan, start-up, dan perusahaan multinasional di bidang teknologi, digital, dan industri kreatif sukses menjadi rumah bagi perusahaan teknologi terkemuka seperti Traveloka, Grab, Apple Developer Academy, Juniper dan beberapa perusahaan teknologi lainnya.
Karena itu, untuk mengantisipasi bertambahnya kebutuhan ruang kantor di kawasan tersebut, Sinar Mas Land kembali membangun gedung baru di dalam kawasan Digital Hub BSD City bertajuk Knowledge Hub.
Pelaksanaan pembangunan tahap pertama dari gedung ini ditandai dengan menggelar prosesi peletakan batu pertama atau ground breaking pada Rabu (08/12) yang dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan di antaranya; Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar serta jajaran direksi Sinar Mas dan Sinar Mas Land.
Gedung perkantoran modern Knowledge Hub nantinya dibangun dalam dua tahap. Untuk tahap pertama dirancang oleh NBBJ sebuah perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat yang telah merancang sejumlah kantor untuk perusahaan teknologi terkemuka di dunia seperti Microsoft, Amazon, Samsung, Alibaba, dan IBM. Interior gedung ini juga dirancang oleh Metaphor, sebuah perusahaan desain terkemuka di Indonesia yang telah melayani klien secara global.
Gedung Knowledge Hub tahap pertama berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektare dengan total investasi sebesar Rp750 miliar. Rencananya pembangunan gedung tersebut akan selesai pada 2024 mendatang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang turut memberikan kata sambutannya melalui video streaming mengatakan, dalam rangka pengembangan ekonomi digital dan pemulihan ekonomi nasional, transformasi digital merupakan salah satu opsi yang perlu dipertimbangkan, salah satunya dengan pembangunan Digital Hub di BSD City. "Besar harapan kami dengan adanya Digital Hub BSD City ini, maka perusahaan teknologi di Indonesia dapat berkembang lebih pesat guna membangkitkan ekonomi digital Indonesia,"sebut Sandi.
Dirinya mengatakan, pada tahun 2020, nilai transaksi digital di Indonesia mencapai Rp253 triliun dan diperkirakan dapat meningkat hingga Rp330,7 triliun pada 2021.
Sementara itu, Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap menuturkan Digital Hub merupakan sebuah proyek ambisius yang dikembangkan dengan optimisme terhadap pertumbuhan industri teknologi di Indonesia.
“Saat ini kami telah menaungi puluhan perusahaan rintisan hingga perusahaan multinasional dan ke depannya masih akan terus bertambah. Pembangunan gedung Knowledge Hub tahap pertama ini merupakan upaya kami untuk memfasilitasi kebutuhan industri teknologi yang semakin meningkat. Selain itu, proyek gedung perkantoran khusus perusahaan teknologi tersebut tentunya akan menambah recurring income bagi PT BSD Tbk yang merupakan induk dari Sinar Mas Land,” tuturnya.
Selain mengembangkan Knowledge Hub, Sinar Mas Land juga menggandeng Mitbana, sebuah perusahaan patungan dari Mitsubishi Corporation (Jepang) dan Surbana Jurong (Singapura), untuk mengembangkan Transit-Oriented Development (TOD) di Intermoda BSD City.
Dengan mengintegrasikan beberapa moda transportasi termasuk kereta komuter, BSD Link (layanan bus antar-jemput gratis BSD City), bus antar-jemput bandara, dan fasilitas park-and-ride. Intermoda TOD juga akan menguji coba solusi mobilitas pintar baru untuk meningkatkan konektivitas antara BSD City dan Jakarta.