Bandung, Properti Indonesia - Perusahaan digital platform properti, Linktown Indonesia terus melebarkan sayap bisnisnya ke sejumlah kota besar yang ada di Indonesia. Terbaru, Linktown membuka kantor cabang mereka di Kota Bandung, Kamis (2/5).
Swandy Sutanto, Founder & Vice President Linktown menuturkan, pembukaan kantor cabang di Bandung lantaran Kota Kembang tersebut menawarkan peluang bisnis yang cukup besar, baik dari sisi omzet penjualan maupun pengembangan ke arah branding positioning Linktown.
"Sebelumnya, Linktown cukup banyak menerima permintaan dari konsumen di area Bandung, sehingga kami coba menganalisa. Bisa dibilang, sebenarnya kami sudah melakukan aktivitas bisnis selama setahun belakangan di Bandung, namun baru memutuskan untuk membuka kantor setelah hasil analisa yang dilakukan cukup memuaskan," papar Swandy.
Sementara itu, Adri Leorensius, Head Region Linktown Bandung menjelaskan, Kota Bandung dan sekitarnya memiliki karakteristik konsumen yang berbeda dengan Jabodetabek. Dari sisi permintaan, daya beli cukup tinggi dan banyak developer lokal yang bergerak di sini.
"Dengan berkembangnya infrastuktur seperti Kereta Api Jakarta - Bandung Whoosh, ditambah positioning Bandung sebagai kota pariwisata, bukan hanya market Bandung saja yang bisa kami raih, tetapi juga market Jakarta dan luar Bandung, khususnya para investor yang berharap mendapat return on investment (ROI) yang baik," papar Adri Leorensius.
Sesuai dengan ciri khas Linktown, untuk menggarap properti Bandung, Linktown juga menggunakan kekuatan digital marketing, khususnya dengan konten-konten menarik yang diciptakan melalui platform Meta. Bahkan, akun Instagram Linktown telah menjangkau lebih dari tiga juta akun. Di sisi lain, Linktown juga mengembangkan website yang memiliki kemampuan dalam menjangkau pasar yang berbeda dengan platform Meta.
"Semuanya ini bisa menghasilkan leads yang berkualitas. Oleh karena itu, kami siap berkolaborasi dengan semua developer di Bandung dan sekitarnya untuk meningkatkan penjualan secara signifikan melalui cara Linktown. Saat ini total agent di Bandung sekitar 20 orang dan akan terus bertambah," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ernesto Prakasa Sadriman, VP Business Development Linktown menerangkan, seiring dengan pembukaan kantor cabang di Bandung, ada beberapa target yang ingin dicapai oleh Linktown, antara lain, menguasai pasar Bandung dan sekitarnya melalui kolaborasi dengan semua developer Bandung, meningkatkan eksistensi Linktown, meningkatkan omzet penjualan Linktown di Bandung serta terus mencoba menguasai pasar secondary di Bandung.
"Terakhir, kami juga sedang mempersiapkan strategi baru untuk pengembangan pasar mortgage dari sisi take over, top up, dan multiguna yang akan bekerja sama dengan pihak bank rekanan dengan menggunakan kekuatan website kami," terangnya.
Juniarki Davin, Founder dan Vice President Linktown menambahkan, untuk saat ini sudah ada beberapa pengembang besar yang bekerja sama dengan Linktown, diantaranya Kota Baru Parahyangan, Summarecon, dan Agung Podomoro. Linktown juga sudah bekerja sama dengan lebih dari 20 developer lokal di Bandung.
”Untuk kantor cabang Bandung, kami optimistis bisa mencetak revenue sebesar Rp200 miliar setiap tahun. Sementara target revenue Linktown tahun 2024 setelah pembukaan kantor cabang di Bandung berkisar Rp3,1 triliun," jelas Juniarki. Selain Bandung, tahun ini Linktown juga berencana membuka kantor cabang baru di tiga kota besar lainnya, seperti Makassar, Medan, dan Denpasar.