Jakarta, Properti Indonesia – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), BUMN pengembang dan pengelola The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Lombok, NTB, mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur dasar yang masuk dalam Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP) Paket II.
Pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan diantaranya konstruksi pada sejumlah ruas jalan tol dengan total panjang 2,99 km. Adapun konstruksi ini mengawali implementasi dari kontrak kerja yang telah ditandatangani antara ITDC dan Joint Operation PT Hutama Karya (Persero) – PT Adhi Karya (Persero), Tbk (JO HUTAMA-ADHI) untuk pembangunan infrastruktur yang termasuk dalam Paket II MUTIP.
Kontrak MUTIP Paket II meliputi pembangunan sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi masjid area timur, serta pembangunan jaringan pipa air bersih, jaringan air kotor, dan jaringan pipa air irigasi berikut kelengkapannya dengan durasi pekerjaan 730 hari.
Sementara program MUTIP terdiri dari Paket I dan Paket II dengan total nilai Rp1,7 triliun yang dibiayai sepenuhnya oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Dana tersebut merupakan pembiayaan pertama secara mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayan pertama bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.
“Total nilai untuk proyek MUTIP secara keseluruhan senilai Rp1,7 triliun, dimana khusus untuk MUTIP Paket II memiliki nilai kontrak mencapai Rp753 miliar. Kami akan terus memastikan kontrak ini dapat direalisasikan dengan maksimal hingga dua tahun kedepan,” ujar Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dalam keterangan yang dilansir dari laman ITDC, Selasa (3/8).
Dirinya mengatakan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen dalam mewujudkan percepatan pembangunan percepatan pengembangan The Mandalika sebagai destinasi wisata. “Kami ingin melengkapi infrastruktur dasar di kawasan The Mandalika untuk menambah daya tarik kawasan bagi para investor dan calon investor untuk berinvestasi di sini,” imbuh Abdulbar.