Jakarta, Properti Indonesia – Arah pengembangan bisnis PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memasuki babak baru setelah pemegang saham pengendali, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), menuntaskan akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI).
Nilai transaksi tersebut tercatat sekitar Rp174,8 miliar. Akuisisi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kegiatan usaha DADA ke segmen hunian tapak atau landed housing, yang selama ini dinilai relatif stabil dan ditopang oleh permintaan end user. Melalui PKSI, pengembangan perumahan akan difokuskan pada kawasan penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan.
BACA JUGA: Saham Diamond Citra Propertindo Melonjak 35% di Awal Perdagangan 2026
Masuknya segmen hunian tapak memperkaya portofolio DADA yang sebelumnya lebih dikenal di pengembangan properti vertikal dan strata title. Diversifikasi ini diharapkan menciptakan keseimbangan bisnis, sekaligus membuka potensi arus kas yang lebih cepat dibandingkan proyek properti bertipe high rise.
Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menyatakan bahwa aksi akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka menengah pengendali dalam memperkuat struktur bisnis perseroan.
“Pengembangan rumah tapak di wilayah penyangga Jakarta masih didominasi kebutuhan end user. Itu menjadi dasar utama kami melakukan ekspansi melalui PKSI,” ujar Bayu dalam keterangannya, Sabtu (10/1). Menurut Bayu, ke depannya, pengembangan proyek landed housing akan diarahkan pada konsep hunian bernilai tambah.
Karena itu, Perseroan menargetkan kawasan perumahan dengan perencanaan yang matang, desain rumah yang fungsional, serta harga yang tetap terjangkau agar selaras dengan karakter pasar end user.
"Langkah ekspansi ini berlangsung seiring membaiknya iklim sektor properti nasional. Perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% sepanjang 2026 dinilai memberikan dorongan tambahan bagi permintaan hunian, khususnya di segmen rumah tapak," pungkas Bayu.
Dirinya menuturkan, respons pasar terhadap aksi korporasi juga tercermin dari pergerakan saham DADA sejak awal tahun. Harga saham perseroan bergerak naik dari level Rp50 hingga mencapai kisaran Rp67 per saham. Penguatan ini menunjukkan pasar mulai mencermati ekspansi berbasis fundamental yang dijalankan perusahaan.
"Dengan mengakuisisi PKSI, DADA menempatkan hunian tapak sebagai salah satu pilar pertumbuhan baru. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing perseroan di tengah dinamika industri properti nasional," ungkap Bayu, optimis.