Peluang Bagi Investor dan Pengembang di Pasar Properti  Global

Peluang Bagi Investor dan Pengembang di Pasar Properti  Global
Ilustrasi properti (freepik)

Jakarta, Properti Indonesia - Kondisi pasar properti di seluruh pasar Asia serta pasar global dengan ekonomi terbaik di "Barat" telah mengalami dampak negatif yang disebabkan oleh meningkatnya suku bunga dari bank sentral. Demikian disampaikan perusahaan konsultan properti Colliers dalam laporan Market Insight: Impact of Global Property Market on the Indonesian Property Market, Rabu (14/6).

Colliers Indonesia Head of Capital Markets & Investment Services, Steve Atherton mengatakan,  tantangan yang berlangsung pada pasar di seluruh Asia, Amerika Serikat (AS), dan Eropa tersebut bersamaan dengan kondisi yang memburuk terkait nilai properti, pinjaman dan peminjam yang mengembalikan properti kepada pemberi pinjaman sehingga mengakibatkan pergeseran ke arah praktik investasi yang lebih konservatif.

"Pengembang asing dan pendanaan properti yang tertarik berinvestasi di pasar berkembang, seperti Indonesia akan memprioritaskan peluang pada sektor dengan risiko lebih rendah yang menawarkan keuntungan yang tinggi," ujarnya

Lanjut Steve, meskipun pasar properti saat ini tidak terlalu optimal bagi investor dan pengembang, masih ada peluang yang dapat dieksplorasi. Mulai dari opsi utang dan ekuitas yang dapat diakses tersedia untuk kesepakatan pengembangan dan akuisisi yang tepat, terutama saat bermitra dengan mitra lokal yang memiliki reputasi baik. 

Sementara itu, para investor juga lebih tertarik pada aset-aset berkualitas tinggi, terutama yang memiliiki harga wajar dan berlokasi di daerah yang diinginkan. Rumah tapak juga terus menawarkan potensi pertumbuhan dengan margin keuntungan yang sehat dan tingkat risiko yang moderat, menjadikannya menarik bagi para pelaku yang berkomitmen. 

Tags
#rumah #Berita Properti #Investasi Properti #properti #colliers indonesia