Kementerian PUPR Ajak Pengembang Properti Bangun Hunian ASN di Ibu Kota Nusantara

Kementerian PUPR Ajak Pengembang Properti Bangun Hunian ASN di Ibu Kota Nusantara
Ilustrasi proyek hunian untuk ASN di IKN (Kementerian PUPR)

Jakarta, Properti Indonesia - Pemerintah terus menyiapkan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), progres pembangunan IKN saat ini yaitu tahap penyiapan pembangunan hunian untuk ASN dan Hankam.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, perkiraan biaya pembangunan untuk unit hunian ASN dan Hankam sebanyak 2.585 unit mencapai Rp9,4 triliun. Kementerian PUPR juga tengah mematangkan kebutuhan pengadaan lahan dan percepatan pengadaan tanah di IKN. Selain itu, terdapat beerapa skenario skema pembiayaa penyediaan perumahan di IKN. 

“Pada 16.990 unit rumah untuk ASN dan Hankam hingga Januari 2023 yaitu 2.585 unit diusulkan dibangun menggunakan APBN dengan estimasi biaya sebesar Rp9,4 triliun, lalu 9.295 unit direncanakan dibangun melalui skema KPBU dengan estimasi biaya sebesar Rp35,8 triliun ,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan resmi, dilansir dari laman pu.go.id, Kamis (30/3). 

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan hunian lainnya yaitu sebanyak 5.110 unit berupa rusun milik, Menteri Basuki mengajak investasi swasta atau pengembang perumahan dengan estimasi biaya sebesar Rp6,2 triliun. Sehingga total biaya yang diperlukan untuk membangun 16.990 unit rumah ASN mencapai Rp51,4 triliun. 

Sebagai informasi, pembangunan hunian berupa apartemen dengan konsep kota hutan (forest city) di IKN. Dengan sebanyak ASN, TNI, dan Polri yang akan dipindahkan ke IKN sebanyak 16.900 orang hingga tahun 2024 mendatang. 

Baca Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
#hunian #Berita Properti #Kementerian PUPR #properti #IKN