Kapal Pinisi dan Pelni Dijadikan Hotel Terapung Jelang Ajang Balap MotoGP 2022

Kapal Pinisi dan Pelni Dijadikan Hotel Terapung Jelang Ajang Balap MotoGP 2022
Ilustrasi kapal pinisi (Dok. Kemdikbud.go.id)

Jakarta, Properti Indonesia – Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta mengatakan pemerintah telah mendatangkan kapal-kapal pinisi dan kapal Pelni untuk dijadikan sebagai hotel terapung. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kekurangan hunian hotel pada ajang balap internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada Maret 2022. 

“Kapasitas hotel yang tersedia di Lombok hanya 16 ribu sehingga pemerintah akan menambah jumlah hunian sesuai tiket yang dijual yakni kurang lebih 63.500 tiket dengan mendatangkan kapal-kapal pinisi dan kapal Pelni untuk dijadikan hotel terapung,” ujar Febry dalam keterangan resmi KSP, Selasa (18/1).

Adapun homestay yang dikelola warga serta pembangunan sarana hunian pariwisata khusus di Kawasan Mandalika dan Tiga Gili, Lombok Utara juga akan dimaksimalkan untuk memenuhi target. Pemerintah juga menyediakan bumi perkemahan (camping ground) dan glamping atau kemah mewah.

“Ini sebuah kebijakan yang sangat serius yang dipakai pemerintah untuk menjawab tingginya antusias para penonton dengan menyediakan hunian yang baik,” imbuh Febry. Pihaknya menjamin kendala ketersediaan hunian bagi wisatawan atau penonton pada MotoGP Mandalika akan teratasi.

Pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah provinsi sudah bekerja sama sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

 

Tags
#hunian #Hotel #Berita Properti #properti #Mandalika