Bangun Villa Hingga Gedung Mentereng, Ini Dia Deretan Developer Top dari Palestina

Bangun Villa Hingga Gedung Mentereng, Ini Dia Deretan Developer Top dari Palestina
Proyek Al-Reehan Neighborhood yang dikembangkan Amaar Group (https://www.amaar.ps/)

Palestina, Properti Indonesia - Meski mengalami konflik berkepanjangan dengan Israel, Palestina diketahui merupakan salah satu Negara potensial untuk berinvestasi di timur tengah. Selain bidang agrikultur, energy terbarukan serta F&B, sektor kontruksi dan properti menjadi business opportunity prioritas yang ditawarkan oleh Badan Promosi Investasi Palestina atau Palestinian Investment Promotion Agency (PIPA) sejak beberapa tahun terakhir. 

Dilansir dari laman portal www.pipa.ps, PIPA menyebutkan, setidaknya ada sejumlah alasan kuat bagi investor untuk berinvestasi di Palestina, diantaranya pertumbuhan ekonomi yang dinamis, pemberian insentif tambahan, negara dalam fase membangun, infrastruktur dan jaringan komunikasi yang baik, qualified industrial zones, lokasi yang strategis hingga adanya aturan yang menjamin iklim investasi yang sehat.

PIPA menyebutkan, sektor konstruksi merupakan salah satu sektor ekonomi penting di Palestina, karena dampak yang dihasilkan mulai dari pendapatan, lapangan kerja, pasokan bangunan untuk perumahan dan kegiatan ekonomi lainnya.

Saat ini, permintaan apartemen meningkat menjadi 25 ribu unit di Palestina. Sementara, ada 140 ribu rumah yang perlu dibangun kembali di Jalur Gaza. Tak heran, ceruk pasar properti di Palestina masih terbentang lebar. Sampai-sampai developer asal Indonesia MNC Land, sekoci usaha milik Hary Tanoesoedibjo sempat berkomitmen untuk mengembangkan investasi di Palestina dalam bidang properti pada 2016 lalu.

Salah satu proyek real estate terbesar di Palestina adalah Township The Sheikh Zayed yang berada di Jalur Gaza. Proyek hunian seluas 40 hektar  ini menyediakan rumah bagi unprivileged families di Palestina. Sheikh Zayed didanai oleh Abu Dhabi Fund dan dibangun oleh kontraktor timur tengah CCC antara tahun 2002 sampai dengan 2004 dengan total investasi sebesar US$ 58 juta Dolar AS.

Yang menarik, selain developer asing, Palestina juga memiliki deretan perusahaan properti atau developer lokal dengan kinerja mumpuni. Selain membangun rumah, para developer ini juga turut mengembangkan apartemen, area komersial hingga gedung perkantoran nan megah. Berikut ini adalah sederet developer top asal Palestina yang dirangkum oleh Properti Indonesia.

Palestine Real Estate Investment Co (PRICO)

PRICO yang juga dikenal sebagai Aqaria adalah perusahaan pemegang saham publik yang berbasis di Palestina dan bergerak di sektor pengembangan real estat. PRICO juga dikenal sebagai developer pirintis di Palestina. Sejak berdiri pada tahun 1994 silam, sampai saat ini berbagai proyek hunian maupun komersial telah dikembangkan PRICO di Palestina, salah satunya PRICO House berupa bangunan komersial 18 lantai yang dilengkapi sistem elektro-mekanis berteknologi tinggi. Bangunan ini terletak di zona keuangan Ramallah, kawasan Al-Masyon. Sepanjang tahun 2020 lalu, total revenue PRICO tercatat sebesar US4,73 juta Dolar AS.

Union Construction and Investment (UCI)

UCI adalah salah satu perusahaan pengembangan real estat terbesar dan paling inovatif di Palestina. Perusahaan yang berdiri pada tahun 2005 ini memiliki total nilai investasi lebih dari $48 juta AUM. Melalui proyek yang dikembangkan, UCI sukses mengubah konsep pengembangan hunian dan komersial Palestina ke arah modern.

UCI juga dikenal sebagai developer yang banyak membangun gedung-gedung landmark di Palestina. Bahkan, beberapa diantaranya berhasil meraih penghargaan The Energy Globe Award and environmentally-friendly, antara  lain Masyoun Heights of Ramallah, Kompleks Perumahan Arcadia, 64 unit Residence Taman Masyoun serta Etihad Villas. Salah satu proyek real estat paling populer di Palestina yang dikembangkan UCI adalah TABO yang berlokasi di Tepi Barat.

Amaar Group

Amaar Group adalah unit usaha The Palestine Investment Fund (PIF) dalam bidang real estat. Amaar didirikan pada tahun 2009 dengan penyertaan modal sebesar US 140 Juta Dolar AS. Melalui pengembangan proyek komersial, perumahan, dan pengembangan lahan, Amaar berhasil menjadi salah satu pemain utama sektor real estate di Palestina.

Salah satu prestasi Amaar Group yang cukup populer adalah pengembangan proyek Al-Reehan. Kawasan perumahan ini mengusung konsep hunian modern yang menjadi standar perumahan masa depan kota Ramallah. Selain pengembangan 700 rumah, Al-Reehan juga dilengkapi infrastruktur modern yang canggih dan pengembangan bisnis beberapa sektor lainnya termasuk medis, akademik, dan pariwisata.

Tags
#Township #Developer #Berita Properti #Bisnis Properti #properti #AREBI